5 Ciri-ciri Orang yang Kecanduan Berbelanja, Salah Satunya untuk Menghibur Diri saat Stres

seseorang yang mengalami kecanduan belanja. Seorang shopaholic sejati dapat menghancurkan keuangannya sendiri. Mereka adalah orang-orang yang konsumtif, membeli barang-barang yang sebenarnya tidak begitu mereka butuhkan. Ada beberapa tanda lain yang bisa membantumu mengenali apakah seseorang kecanduan belanja atau tidak. Dan untuk mengetahui apakah kamu salah satunya, yuk, simak beberapa tandanya di bawah ini.

5 Ciri-ciri Orang yang Kecanduan Berbelanja, Salah Satunya untuk Menghibur Diri saat Stres

seseorang yang mengalami kecanduan belanja. Seorang shopaholic sejati dapat menghancurkan keuangannya sendiri. Mereka adalah orang-orang yang konsumtif, membeli barang-barang yang sebenarnya tidak begitu mereka butuhkan. Ada beberapa tanda lain yang bisa membantumu mengenali apakah seseorang kecanduan belanja atau tidak. Dan untuk mengetahui apakah kamu salah satunya, yuk, simak beberapa tandanya di bawah ini.

1. Banyak Barang yang Belum Digunakan Tapi Sudah Membeli yang Baru

Kita tidak berbicara tentang sweter yang diberikan bibimu pada musim liburan lalu, tetapi tentang barang-barang yang kamu pilih sendiri yang belum dibuka atau dengan label yang masih terpasang. Kamu mungkin bahkan lupa tentang beberapa barang-barang ini.

2. Frustrasi dan Stres Memicu Keinginan untuk Berbelanja

Belanja kompulsif adalah upaya untuk mengisi kekosongan emosional, seperti kesepian, kurang kontrol, atau kurang percaya diri. Shopaholic juga memiliki kecenderungan untuk menderita gangguan mood, gangguan makan, atau masalah penyalahgunaan zat. Jadi, jika kamu cenderung makan makanan yang menenangkan setelah hari yang buruk, penelitian menunjukkan bahwa kamu mungkin lebih cenderung menikmati belanja juga.

3. Memiliki Kegembiraan saat Membeli

Para penggila belanja mengalami kesenangan saat membeli barang, bukan karena memiliki sesuatu, tetapi dari tindakan membelinya. Para ahli mengatakan dopamin, zat kimia otak yang terkait dengan kesenangan, sering dilepaskan dalam gelombang saat pembeli melihat barang yang diinginkan dan mempertimbangkan untuk membelinya.

4. Pembelian Diikuti dengan Perasaan Menyesal

Rasa bersalah ini juga tidak harus terbatas pada pembelian besar, pembeli kompulsif sama seringnya tertarik pada penawaran dan perburuan barang murah. Terlepas dari penyesalan apa pun yang mengikutinya.

5. Merasa Cemas pada Hari-hari Kamu Tidak Belanja

Adalah satu hal untuk merasa cemas jika kamu belum menikmati secangkir kopi pagi, tetapi jika kamu merasa gelisah karena kamu belum menggesek kartu debit sepanjang hari, khawatirlah. Para shopaholic telah melaporkan merasa "tidak nyaman" jika mereka tidak belanja.

Nah, dari beberapa tanda di atas apakah Sahabat salah satuya? Tetap kendalikan diri, ya Sahabat !